Home »
» TUGAS REVIEW STAR TREK,INTO DARKNES
TUGAS REVIEW STAR TREK,INTO DARKNES
Minggu, 11 Januari 2015 | 0 komentar
Tugas ini adalah tugas kelompok yang disuruh untuk memilih salah satu film yang akan di review,film yang harus ada kaitannya dengan TEKNOLOGI.Kami telah memilih sebuah film yang berjudul Star Trek Into Darknes.
Star Trek Into Darkness adalah film laga fiksi ilmiah Amerika Serikat tahun 2013 yang bercerita tentang keamanan di galaxy. Ini adalah film ke-12 dalam seri Star Trek dan sekuel Star Trek (2009). J. J. Abrams menyutradarai skenario yang ditulis Roberto Orci, Alex Kurtzman, dan Damon Lindelof, berdasarkan seri berjudul sama karya Gene Roddenberry. Lindelof, Orci, Kurtzman, dan Abrams juga menjadi produser bersama Bryan Burk. Chris Pine tampil kembali sebagai Kapten James T. Kirk, bersama Zachary Quinto, Karl Urban, Zoe Saldana, Anton Yelchin, Simon Pegg, John Cho, dan Bruce Greenwood seperti film sebelumnya. Benedict Cumberbatch, Peter Weller, dan Alice Eve menjadi pemeran pendukungnya.
Film ini bercerita tentang USS Enterprise dikirim ke planet Nibiru untuk mengamati sebuah peradaban primitif. Kapten James T. Kirk melanggar Prime Directive saat nyawa Spock terancam. Akibatnya, kapal Enterprise terlihat oleh penghuni planet saat operasi penyelamatan dilakukan. Setelah dipulangkan ke Bumi, Kirk turun pangkat menjadi perwira pertama dan Laksamana Christopher Pike mengambil alih komando Enterprise. Keduanya menghadiri rapat darurat di Starfleet Command untuk membahas pengeboman instalasi rahasia Section 31 di London oleh mantan agen Starfleet, John Harrison. Rapat tersebut diserobot oleh serangan kapal tempur yang diawaki Harrison dan menewaskan Pike. Kirk menghancurkan kapalnya, namun Harrison kabur. Karena Pike meninggal, Kirk diangkat kembali sebagai kapten Enterprise. Setelah tahu Harrison kabur ke planet Klingon, Kronos, Kirk diizinkan Laksamana Alexander Marcus untuk memburu Harrison. Enterpirse dipersenjatai 72 puwarupa torpedo foton jarak jauh dan diperintahkan untuk diluncurkan ke lokasi Harrison setelah ditemukan.
Setibanya di Kronos, tim pencari yang terdiri dari Kirk, Spock, dan Uhura mendarat untuk menemukan Harrison, tetapi disergap oleh bangsa Klingon. Harrison menghabisi mereka semua dan menghadapi tim pencari, tetapi menyerah setelah mendengar jumlah torpedo foton yang diarahkan ke tempatnya. Di Enterprise, Harrison mengungkapkan identitas aslinya: Khan Noonien Singh, manusia super hasil modifikasi genetik yang dibangunkan dari tidur bekunya selama 300 tahun oleh Laksamana Marcus untuk mengembangkan senjata perang melawan Kekaisaran Klingon. Torpedo tersebut rupanya mengangkut tabung kriogenik yang berisi teman-temannya; mereka disandera oleh Marcus.
Enterprise langsung disergap oleh kapal tempur Federation, USS Vengeance, yang dirancang Khan dan dipimpin Laksamana Marcus. Marcus meminta Kirk menyerahkan Khan, tetapi Kirk menolak. Enterprise terbang ke Bumi agar Khan diadili, namun diserang Vengeance di orbit Bumi. Karena Enterprise rusak parah, Kirk menawarkan untuk menyerahkan Khan dan 72 tabungnya dengan imbalan nyawa awaknya, tetapi Marcus menolak dan meminta agar Enterprise dihancurkan. Vengeance tiba-tiba kehabisan daya akibat ulah Montgomery Scott yang diam-diam menyusup ke kapal setelah mengikuti koordinat yang disebutkan Khan melalui Kirk. Kirk bersama Khan naik kapal Vengeance, lalu menguasai anjungan. Khan mengkhianati Kirk, membunuh Marcus, dan mengambil alih Vengeance.
Khan bernegosiasi dengan Spock, mengirimkan Kirk dan rekan-rekannya kembali ke Enterprise dengan imbalan 72 torpedo, dan berencana menghancurkan Enterprise. Spock malah mengirimkan torpedo bersenjata ke Vengeance yang tabung-tabungnya sudah diamankan di Enterprise. Torpedo-torpedo tersebut melumpuhkan Enterprise dan kedua kapal yang rusak jatuh ke Bumi. Kirk menyesuaikan kembali inti warp Enterprise sehingga awaknya dapat mengendalikan kapal, namun ia keracunan radiasi. Vengeance jatuh di pusat kota San Francisco. Spock kemudian mengejar Khan yang melarikan diri. Leonard McCoy mengetahui bahwa darah Khan dapat menyelamatkan Kirk.
Nilai plus yang dapat saya ambil adalah,bahwa pengorbanan besar akan menghasilkannya sesuatu hal yang besar pula,termasuk dalam menciptakan sebuah teknologi.
If you enjoyed this article just click here, to receive more great content just like it :D
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar